Senin, 01 Oktober 2012

Statistik: 10.000 halaman




Di awal bulan ini, blog pribadi yang tengah saya kelola telah mencapai angka statistik di atas 10.000 halaman. Mungkin adalah rasa senang yang patut saya rasakan bahwa blog yang dikelola telah menunjukan performa yang baik. Mencapai angka 10.000 dalam waktu sepuluh bulan sejak 28 November 2011, setidaknya menjadi sedikit prestasi bagi blog yang saya kelola. Istimewanya bahwa blog yang anda baca saat ini adalah karya tulisan atau catatan saya sendiri tanpa mengutip tulisan atau catatan orang lain atau yang biasa di sebut rebloging”.
 
comments
Minggu, 30 September 2012

Firman Lubis dan Kenangannya


Pekan lalu (23/09/2012) saya membaca berita tentang wafatnya Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. dr. Firman Lubis, MPH, beliau berpulang dalam usia 68 tahun. Seorang yang pakar dalam pengembangan kedokteran komunitas di Indonesia dan juga sekaligus sebagai seorang sejarahwan yang saya kagumi. Latar belakang kekaguman saya adalah buku-buku tentang sejarah sosial Kota Jakarta yang ditulis beliau, dan menurut saya unik karena menjadi sebuah bentuk penulisan autobiografi dengan genre berbeda, melalui pendekatan kontekstual kehidupan Ibu Kota Jakarta dan pengaruh konstelasi terhadap perkembangan nasional kala itu.

comments
Rabu, 19 September 2012

Sejumput Kenangan



Adalah kata-kata yang abadi kala penulisnya sudah berakhir!. Kiranya dalam sebuah perjalanan hidup ada momentum yang membuat seseorang lebih dewasa dalam berpikir atau sebaliknya, jauh lebih naif dalam jiwa yang kekanak-kanakan. Semua hanya dapat terdokumentasi jika tertulis dengan baik sebagai catatan. Dengan melihat kembali, mungkin serasa nelangsa dan terharu dari guratan jejak yang telah ditinggalkan. Kita akan lebih menghargai masa depan, jika dapat menyimpan catatan masa lalu. Memang catatan akan lebih berarti ketika telah melintasi waktu yang panjang.

comments
Selasa, 18 September 2012

Chairul Tanjung, Si Anak Singkong


Akhir bulan kemarin saya berkunjung ke Gramedia Kota Kupang, tidak seperti biasanya di lantai dua tempat penjualan buku, begitu baru masuk telah tampak tumpukan buku yang sengaja ditampilkan paling depan. Buku itu tak lain dari Biografi Chairul Tanjung, Si Anak Singkong, buku yang memang lagi promo besar-besaran. Sambil lalu melihat sebentar, sayapun beranjak kedalam melihat beberapa buku lainnya. Di sela melihat-lihat buku, terdengar musik yang kemudian diisi dengan advertisement buku Si Anak Singkong, disuarakan oleh operator yang bertugas saat itu. Tak selang beberapa waktu diputar lagi iklan buku yang sama, namun kali ini adalah iklan yang sudah direcord sebelumnya dan tampaknya diperdengarkan di seluruh toko buku Gramedia se-Indonesia.

comments
Senin, 17 September 2012

Kupang in Sketch by Eric Thake



Eric Thake (1904-1982) adalah seorang seniman Australia. Ia terkenal dengan konsep surealisme untuk menangkap suasana dari pemandangan yang dilihatnya. Ia memproduksi cetakan, gambar, lukisan cat air dan foto, serta karya-karyanya dipertunjukan di galeri seni nasional Australia dan luar negeri. Pada tahun 1943, Thake terdaftar di Angkatan Udara Royal Australia (RAAF) dengan semula bekerja sebagai juru gambar. Dan karena bakatnya ia kemudian diangkat sebagai seniman perang (warartist) di tahun 1944 pada liputan sejarah Perang Dunia II. 
 
comments
Senin, 10 September 2012

Krakatoa: The Last Days




Semalam tanpa direncanakan saya menonton film yang ditayangkan Metro Tv, film berjudul Krakatoa: The Last Days. Sebuah film drama dokumenter produksi BBC (British Broadcasting Corporation) yang disutradarai oleh Sam Miller dan telah dirilis tahun 2006, namun sekarang baru saya menontonnya. Film yang mengisahkan letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 dengan latar belakang kehidupan penduduk disekitarnya. Gunung berapi ini berada di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra yang letusannya kala itu mengakibatkan gempa, tsunami, hujan abu dan gelombang panas yang menghujam daratan. Dampak letusan berakibat pada kerusakan alam lebih dari 18 kilometer dan menewaskan lebih dari 36.000 jiwa. 

comments
Minggu, 26 Agustus 2012

Arena Pameran dan Promosi Fatululi



Suasana Arena Pameran Fatululi

Arena Pameran dan Promosi Fatululi telah menjadi salah satu ikon Kota Kupang. Disinilah tempat penyelenggaraan event tahunan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya. Awalnya pembangunan arena pameran ini dimaksudkan untuk secara reguler mempromosikan komoditas masyarakat Nusa Tenggara Timur. Namun dalam perjalanannya arena ini hanya digunakan secara rutin pada parayaan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya, Selebihnya bangunan stand ini kosong tanpa aktivitas formal. Dampaknya bangunan tidak terawat dan setiap tahunnya diadakan perbaikan untuk menunjang pelaksanaan pameran. Menurut informasi deretan bangunan ini telah dijadikan sebagai tempat tinggal sekitar 40 KK pendatang yang tidak memiliki rumah. Di saat penyelenggaran pameran mereka membangun tempat tinggal darurat hingga pergelaran berakhir dan kembali menempati bangunan stand. 

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang pasti akan menuliskan apa ada yang ada di pikiran dan perasaannya.. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;