Harus disadari bahwa lukisan tempo
doeloe adalah produk masa lalu yang dikembangkan di negeri Hindia Belanda, oleh
para penjelajah Eropa dengan kepentingan tertentu. Sehingga karya-karya pelukis
Eropa tersebut memiliki unsur subjektivitas dalam memahami realitas. Terkadang
lukisan dihasilkan lebih mempertimbangkan hasil imajinasi, bahkan lebih ekstrem
lagi jika sang pelukis tidak pernah datang ke nusantara atau melihat realitas secara
langsung dan malah melukis berdasarkan naratif dan deskriptif dari orang lain
yang pernah bertualang di nusantara. Dengan demikian lukisan sebaiknya ditelaah
untuk memahami unsur imaji dari para pelukisnya.
Dalam beberapa pengamatan, saya
telah menemukan beberapa kisah yang ambigu dalam lukisan seperti terlihat pada
rangkaian lukisan-lukisan dengan argumen berikut ini:
1) Ambassadors of the VOC to Timor in 1756
![]() |
| collectie.tropenmuseum.nl |











- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact