Rabu, 10 Agustus 2016

Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Politik melalui Pusat Pembelajaran Ina Bo’i Berbasis Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur


Dalam pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklat PIM II)  Angkatan V tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang dikuti oleh 60 peserta dari berbagai kalangan yang berasal dari pimpinan eselon II dari lintas kementrian, provinsi dan kabupaten/kota dari berbagai daerah se-Indonesia. Pada kesempatan tersebut Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur menggagas penyusunan Rencana Proyek Perubahan (RPP) dalam wujud inovasi pembangunan bagi perempuan yang akan dilaksanakan di daerah. Berangkat dari penugasan tersebut, telah disusun sebuah Rencana Proyek Perubahan (RPP) dengan judul Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Politik melalui Pusat Pembelajaran Ina Bo’I Berbasis Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang telah melewati berbagai proses pengusulan ide, mentoring, coaching hingga pembahasan telah dituangkan dalam wujud Laporan Proyek Perubahan (LPP). Berdasarkan hasil pengujian, penilaian dan evaluasi maka Laporan Proyek Perubahan ini mendapatkan nilai sangat memuaskan dan menempati sepuluh besar.


comments
Senin, 01 Agustus 2016

Ruang hampa dari yang tersisa


Kita tak menyadari sepenuhnya bahwa ruang dan waktu adalah dimensi yang selalu menjalin dalam kehidupan kita, dalam pikiran, emosi dan tingkah laku kita. Ruang dan waktu ibarat dua buah sisi logam yang saling melengkapi, bukan sebaliknya untuk diundi. Ruang bisa melebur bersama waktu, dan waktu bisa membawa pergi ruang dalam sejarah. Kita hanya entitas yang singgah dalam dimensi ruang dan kemudian waktu yang harus memisahkan kita. Waktu terus bergulir seperti bola yang terus mengeliding tanpa henti, meninggalkan kita dibelakang yang masih menyimpan kenangan dengan melekatkan jiwa kita pada ruang-ruang yang mulai usang.

comments
Sabtu, 30 Juli 2016

Kenangan dari mencicipi kismis


Sewaktu ibu mertua saya pulang dari umroh ada oleh-oleh yang dibawa, salah satunya adalah kismis. Sebenarnya tak ada yang menarik, hanya kismis sebagai cemilan ini membawa saya melayang sejenak terbawa ke masa silam, masa kanak-kanak yang suka mencicipi apa saja yang terasa menarik dan enak. Seperti manisan, rasa dan kenangan itu membekas, ternyata apa yang pernah dirasakan dalam lidah hampir sebanding dengan apa yang dirasakan dengan indra lainnya yang membawa kita nostalgia ke puluhan tahun lalu.


comments
Selasa, 26 Juli 2016

Beranjak Setengah Tahun Usiaku…


Tak terasa aku telah genap berusia enam bulan dan beranjak setengah tahun usiaku. Di masa inilah semakin banyak pengalaman muda yang aku lalui di bulan ini. Seperti pengalaman naik pesawat dan mudik untuk pertama kalinya, berlebaran bersama keluarga besar ibuku. Aku akhirnya sampai ke Kota Ende - Flores, kota dimana ibuku dilahirkan dan dibesarkan, bertemu dengan semua om dan tante dari ibuku. Seminggu puasa Ramadhan 1437 menjelang lebaran aku sering menemani keluargaku untuk sahur bersama dan kemudian Lebaran 1 Syawal 1437 pertama kalinya aku di kota Ende bersama sanak keluarga ibu, dan aku adalah anggota keluarga paling kecil atau yang terakhir.


comments
Selasa, 19 Juli 2016

Panggung Perempuan Biasa di Kota Kupang


Beberapa tahun terakhir pembangunan fisik di Kota Kupang meningkat pesat. Kehidupan sosial, politik dan ekonomi mengalami perkembangan yang lebih masif dibandingkan waktu sebelumnya. Walau perkembangan Kota Kupang bisa dikatakan terlambat jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia bagian Timur, namun kini kehidupan masyarakat kota Kupang mengalami pergeseran kehidupan ala urban yang mempengaruhi paradigma dalam berpikir, mengambil keputusan dan bertindak. Ada pergumulan batin dalam mencerna berbagai realitas, apakah pembangunan selamanya memberikan manfaat yang besar atau pada sisi lain memberikan ujian. Sehingga dibutuhkan ruang partisipasi antara ide dan realitas, dimana suara-suara itu bisa terdengar tanpa ada kekangan idiologi, ekonomi dan terlebih politik.

comments
Minggu, 26 Juni 2016

Kini Lima Bulan Sudah Usiaku…


Usiaku telah mencapai lima bulan, memang bulan-bulan awal pertumbuhan seorang bayi sungguh luar biasa. Dari semula memiliki fungsi indra dan gerak tubuh yang terbatas, namun kini fungsi indra dan gerak tubuh semakin meningkat. Alangkah senangnya diriku setelah melewati tahapan bulan demi bulan karena pertumbuhan berat dan tinggiku semakin meningkat hari demi hari.

comments
Kamis, 26 Mei 2016

Di Bulan ke Empat


Waktu memang bergulir cepat, usiaku sudah empat bulan. Di saat rambutku mulai memanjang, yang kadang suka memelintirnya di saat menyusu. Tanganku semakin kuat mencengkram dan bisa memegang mainan-mainanku. Kuku-kuku jemariku cepat sekali memanjang, hingga ayah ibuku harus hati-hati untuk memotongnya menjadi pendek, karena bisa saja melukai wajahku sendiri atau menyakiti ayah ibuku. Kini aku tidak lagi serius menghitung jari jemari tetapii lebih suka menguncangkannya kuat-kuat seperti orang dewasa yang baru habis menyelesaikan pekerjaan besar. Kini tanganku juga sudah meraih jemari kaki-kakiku, mengengam erat dan ingin meariknya lebih kuat lagi. Jari-jemariku juga sudah ingin menjelajah merasakan berbagai tekstur ferlak kasur hingga apa yang berhasil aku raih.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang pasti akan menuliskan apa ada yang ada di pikiran dan perasaannya.. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;