Rabu, 16 Juli 2014

Kamus Indonesia-Tetun # Tetun-Indonesia


Bahasa sebagai kapasitas yang dimiliki manusia merupakan sistem komunikasi yang kompleks. Sederhananya bahasalah yang membuat manusia saling mamahami dan bisa bekerja sama. Bahasa mengantarkan seseorang untuk berdiri di posisi sosial untuk saling mengekspresikan diri dan memanipulasi objek dalam lingkungan. Bahasa begitu beragam dan begitu produktif dari ribuan kosa kata bisa menjadi jutaan kalimat yang tidak terbatas. Selain itu bahasa bersifat dinamis sehingga berbagai kemungkinan perubahan dapat saja terjadi setiap saat dan apa saja dalam struktur bahasa.

comments
Rabu, 09 Juli 2014

Sejarah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Nusa Tenggara Timur



Kronologis berdiri dan terbentuknya Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur bermula dari terbitnya Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 1964 tentang Pembentukan Badan Koordinasi Pembangunan Daerah (BAKOPDA). Menimbang dalam rangka usaha peningkatan keserasian pembangunan di daerah maka diperlukan adanya peningkatan keselarasan antara pembangunan sektoral dan pembangunan daerah serta untuk menjamin laju perkembangan, keseimbangan, dan kesinambungan pembangunan di daerah sehingga diperlukan perencanaan yang lebih menyeluruh, tearah, dan terpadu, maka atas dasar berbagai pertimbangan terbitlah Undang  undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok  Pokok Pemerintahan di Daerah dan Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 1974 tentang Pembentukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Kedudukan, fungsi dan tugas Bappeda sebagai berikut:
comments
Senin, 07 Juli 2014

Pulang Tanpa Piala

ArtPics - Photography © Peter Kefali

Pergelaran Piala Dunia 2014 hampir selesai dengan menyisahkan tiga laga lagi untuk menentukan negara mana yang berhasil membawa pulang Piala Dunia. Terharu ketika kita melihat ending setiap pertandingan terutama di laga knock out. Tampak wajah-wajah tertunduk penuh penyesalan dengan perasaan sedih, ditambah amarah serta isak tangis yang diredam para pemain, apa lagi bagi mereka yang merasa paling bertanggungjawab terhadap kekalahan. Tidak mudah meraih kemenangan dan membawa pulang piala, karena piala itu terbatas dan tentunya temporal, tidak semua bisa mendapatkannya dan para pemain tidak selamanya memiliki kesempatan untuk mengulang di waktu yang lain. Butuh perjuangan dan kerja keras, tapi juga sangat ditentukan oleh apa yang dinamakan “takdir” sebagai faktor “x”, atau dunia barat menyebutnya “dewi fortuna” sebagai keberuntungan, karena hanya ada satu pemenang. Dan pastinya setiap pergelaran ini menghadirkan kisah berbalut drama yang terekam dan sulit terlupakan.

comments
Jumat, 27 Juni 2014

Menjadi Mempelai Perempuan


“Ketika seorang perempuan memutuskan menikah, Ia akan mengecewakan banyak lelaki hanya untuk dikecewakan oleh seorang lelaki.” (Helen Rowland)

Kutipan di atas, jika diajukan kepada seseorang perempuan, Ia akan menolaknya. Namun jika dilihat dari substansi pernyataan tersebut, mereka seharusnya mengakui bahwa ada hati para lelaki yang harus dikecewakan, ketika mereka telah memutuskan menikah dengan seseorang yang menjadi pilihan. Para perempuan hanya menolak jika mereka akan dikecewakan. Setiap insan punya ekspetasi yang cerah terhadap masa depannya, kita membentuk harapan bagai sebuah garis yang linear, namun nyatanya kadang garis itu bergerak acak. Dalam konteks sebuah hubungan personal misalnya, selalu ada konsekuensi yang harus diterima, dilanjutkan atau berhenti begitu saja, menjadi dimiliki atau tidak memiliki! Entah dalam perjalanannya kebahagiaan dan kekecewaan senantiasa dipisahkan oleh jarak yang tak jauh.

comments
Sabtu, 24 Mei 2014

“ich liebe dich”


Photo: Arno Burgi - "Ich liebe Dich" – Botschaft

Dalam sebuah film Jerman yang saya tonton, seorang perempuan mengucapkan “ich liebe dich” dengan tegas dan mengingatkan saya pada berbagai bahasa dunia, tentang bagaimana mengungkapkan perasaan cinta. Sebuah perasaan manusia yang sangat manusiawi, yang menghantarkan setiap orang pada kesempurnaan tentang hidup!. Kadang orang mengatakan bahwa jatuh cinta adalah bentuk kegilaan yang dapat diterima. Perasaan cinta tak mengenal batas dan zaman, yang seringkali terdefenisikan dalam semua hal, pada semua entitas yang kita gerakan atau kita temukan sehari-hari.

comments
Minggu, 18 Mei 2014

Road to SoE



Kesempatan kali ini, kita akan beranjak keluar kota Kupang melintasi jalan trans Pulau Timor. Tujuan kita adalah Kota SoE yang berjarak 110 km dari Kota Kupang. SoE sebagai salah satu kota di pedalaman pulau Timor ini adalah ibu kota dari Kabupaten Timor Tengah Selatan. Untuk sampai ke Kota SoE dibutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan, baik menggunakan mobil pribadi, travel, bus ataupun dengan sepeda motor. Jalan trans Timor yang kita akan lewati relatif baik, namun sejenak kita berpikir bagaimana keadaan jalan ini satu abad atau seratus tahun yang lalu. Tentu tidak seperti yang kita lihat dan nikmati hari ini! 

comments
Senin, 12 Mei 2014

Ngeblog Deadlock...

picture: bonniegroessl.com

Sudah sebulan lebih tidak ada post  terbaru dari blog ini!, dan juga untuk pertama kalinya saya melewatkan sebulan lebih tanpa menulis apapun di blog pribadi ini. Memang untuk enam bulan terakhir ini saya hanya mampu minimal menulis dua judul saja di setiap bulannya. Tampaknya pekerjaan utama begitu menumpuk, sehingga fokus terhadap pengelolaan blog sedikit terganggu atau lebih tepatnya ketiadaan waktu dan kehilangan semangat. Untungnya aktivitas yang menurun ini tampaknya tak menganggu jumlah intensitas pengunjung blog yang memperlihatkan track positif, sebuah kesan yang baik namun seperti ada yang kurang terhadap apa yang telah menjadi minat atau passion untuk serius mengelola blog diawal ketika membuatnya.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang pasti akan menuliskan apa ada yang ada di pikiran dan perasaannya.. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;