Rabu, 12 Maret 2014

Kepiting Bakau, Sebutan Sifat Kikir hingga Tuan Krab dalam serial kartun Spongbob



Sekitar tahun 90-an di kota kupang, saya sering melihat pedagang kepiting membawa barang dagangannya dengan mengunakan lalepak, yaitu bilah bambu yang digunakan  sebagai pikulan di bahu untuk membawa barang yang dikaitkan di kedua ujungnya. Uniknya setiap kepiting dibungkus dengan anyaman menggunakan daun kelapa, daun lontar atau juga daun gewang yang masih muda, dibuat seperti dompet yang penutupnya dijahit dengan tali dari daun. Kepiting yang ada dalam bungkusan diberi lumpur untuk membuatnya tetap berair. Cara demikian mungkin untuk membuat kepiting dapat bertahan hidup lebih lama, tetapi kemudian cara membungkus seperti ini tidaklah praktis. Kadang karena terlalu lama kepiting berada dalam bungkusan daun, setelah dimasak daging capitnya terlihat menyusut. Sekarang ini cara membungkus kepiting dengan daun tidak akan ditemui lagi dan hanya menjadi kenangan masa kecil. 


Kepiting yang diperdagangkan di Kota Kupang adalah kepiting bakau yang merupakan spesies kepiting bakau ungu (Scylla tranquebarica) yang dapat ditemukan dari ukuran kecil hingga mencapai ukuran besar. kepiting bakau di kota kupang tidak lagi dibungkus dengan anyaman daun kelapa yang masih muda tetapi hanya diikat biasa, untuk melindungi agar capitnya tidak melukai tangan kita. Penjual kepiting dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional di Kota Kupang hingga pinggir jalan diluar kota. Kepiting (Brachyura) adalah binatang anggota krustasea berkaki sepuluh yang tubuhnya dilindungi oleh kerangka luar yang sangat keras, tersusun dari kitin, dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Kulit kepiting ketika direbus akan berwarna merah, seringkali dipersamakan dengan warna wajah orang yang sedang malu, senang atau marah besar, “wajahnya merah padam seperti kepiting rebus”. 

Kepiting terdapat di semua samudra dunia. Selain itu terdapat pula kepiting air tawar dan darat, khususnya di wilayah-wilayah tropis. Kepiting adalah makanan seafood yang masih terbilang sangat lezat dan murah tetapi bila telah masuk restoran seafood kelas atas, harganya bisa melangit. Di restoran mahal baik di dalam maupun luar negeri, harga kepiting dihitung per ons, semakin besar kepitingnya maka semakin mahal harganya. Tak heran bila kepiting bakau adalah komoditas ekspor yang sangat menjanjikan. Dalam bahasa Kupang, kepiting atau ketam disebut dengan kanik. Herannya istilah tersebut merujuk pada orang yang memiliki sifat kikir, yang akan dibahas kemudian.

  
kepiting rebus sederhana

kepiting saus tiram photo: ciricara.com

Ternyata ada juga kepiting di langit, disebut sebagai Nebula Kepiting (Crab Nebula) yang merupakan satu dari sisa-sisa supernova di rasi bintang Taurus. Di sebut sebagai Nebula Kepiting karena gambar nebula yang dibuatnya terlihat mirip dengan kepiting. Selain itu dikenal juga rasi bintang Cancer yang merupakan suatu konstelasi dari sekelompok bintang yang tampak berhubungan dan membentuk suatu konfigurasi yang menyerupai kepiting, namun sayangnya banyak yang menilai bahwa rasi ini tidak menyerupai kepiting sama sekali. Cancer hanyalah satu rasi bintang dari 88 rasi bintang resmi yang dikenal dalam astronomi inetrnasional. Legenda rasi bintang Cancer berasal dari mitologi Yunani, dikisahkan Hera mengirimkan seekor kepiting raksasa untuk membunuh Hercules, namun kemudian Hercules berhasil menghancurkannya. Untuk menghargai pengorbanannya Hera mengangkat tubuhnya ke angkasa dan menjadikannya sebuah rasi bintang. 

Nebula Crab, photo: photoshd.files.wordpress.com

Rasi-rasi bintang di langit kemudian diwariskan dalam tradisi Yunani yang mengandung simbol-simbol zodiak. Dalam ilmu astrologi, Cancer adalah salah satu dari 12 rasi bintang zodiak yang berukuran kecil dan redup. Rasi bintang ini terletak di antara Gemini di sebelah barat dan Leo di sebelah timur. Rasi bintang kepiting seringkali dijadikan sebagai pembawaan lahir karakter sifat manusia, bagi mereka yang dilahirkan antara tanggal 22 Juni  hingga 22 Juli, ketika matahari berada pada bintang Cancer. Dalam beberapa literatur tertulis bahwa, zodiak ini memiliki pribadi yang emosional dan melankolis, sangat tertarik pada kecantikan dan mendambakan kecerdasan di dalam kecantikan tersebut serta sangat menyukai pasangan yang memiliki kriteria tersebut. Karena Cancer menawarkan kasih sayang yang lebih, kesetiaan, dan pesona intelektualitas. Bila Cancer telah jatuh hati pada seseorang, mereka tidak akan pernah melepaskannya seturut jepitan capit yang dimiliki kepiting. Cancer senantiasa melindungi dan selalu memberikan rasa aman, nyaman dan melakukan apapun bagi pasangannya, disamping mereka juga adalah orang yang protektif dan memiliki pertahanan diri yang tinggi.
rasi bintang Cancer, mail.colonial.net

Sang Cancer selalu menyimpan rencana untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan, dan juga tidak mau mengambil resiko besar dalam hidup, enggan mengambil utang dan jika terpaksa akan selalu konsisten membayar hutang. Cancer memiliki intuisi yang kuat dan  ingatan yang luar biasa dan akan selalu mengingatkan orang-orang akan hal-hal yang pernah dilakukan di masa yang lalu. Selalu mendambakan rasa aman dan keseimbangan dalam hidup. Cancer diantaranya sangat menyukai drama, buku-buku sejarah dan benda-benda antik. Namun ada juga yang menilai sifat kepiting yang negatif yaitu selalu menyibukkan diri merintangi jalan orang lain untuk menuju kesuksesan, sehingga lupa berusaha untuk memajukan diri sendiri dan juga selalu mencari dan menyalahkan pihak di luar dirinya.


Tuan Krabs picture: fanpop.com

Entah bagaimana kepiting telah dibaiatkan sebagai pemilik sifat kikir dan pelit yang telah menjadi semacam kesepakatan di konteks bahasa lokal (kupang) hingga global. Kita bisa menyaksikan dalam serial kartun anak-anak Spongebob. Dalam serial kartun tersebut terdapat tokoh tuan Krabs atau bernama lengkap Eugene H. Krabs yang adalah seekor kepiting pemilik restoran Krusty Krab yang sangat terobsesi dengan uang sehingga ia menjadi kaya raya. Ia memiliki sifat-sifat kikir, pelit dan tamak, sehingga tak rela memberikan uang satu sen pun, bahkan terhadap anaknya sendiri. Kita bisa saja tertawa menonton hal-hal lucu dari orang-orang dengan sifat kikirnya. Ada juga peribahasa kepiting batu yang berarti orang yang sangat kikir.

Dari tulisan ini, seperti melihat kaitan antara kepiting dengan senjata capitnya, cara mengemas atau mengikatnya agar tidak melukai kita, kemudian memasaknya menjadi masakan lezat hingga menjadi penghias langit dan kemudian terlahir sebagai pembawaan sifat dan karakter manusia! (*)

Kupang, 12 Maret 2014
©daonlontar.blogspot.com

 
comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;