Selasa, 22 Mei 2012

Chelsea Akhirnya Juara Liga Champion musim 2011/2012

Malam 20 Mei 2012, adalah malam bersejarah bagi Chelsea. Klub asal Kota London itu berhasil meraih trophi Liga Champion untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Semula saya pesimis Chelsea dapat merajai Liga Champion, karena performa awal musim yang mengecewakan. Namun seiring bergantinya pelatih maka penampilan Chelsea pun mulai membaik dan menunjukkan kelas, salah satunya dapat meraih Piala FA musim ini. Mengapa menuliskan tentang Chelsea tak terlepas dari sebuah identitas sebagai fans. Awalnya saya kurang menyukai bola, setelah menonton beberapa laga Chelsea yang begitu memikat pasca di beli oleh konglomerat Rusia Roman Abramovich tahun 2003, hingga menjuarai liga primer. Maka saya menjatuhkan pilihan buat Chelsea. Cukup terlambat! Bila dibandingkan dengan beberapa teman yang sejak remaja telah mendaulat diri sebagai fans dari tim-tim besar lainnya yang sudah mapan.

Saya masih mengingat memori empat tahun silam, tepatnya 20 Mei 2008, yang mana pergelaran UEFA Champions League Final 2008 mempertemukan Manchester United Vs Chelsea di Stadion Luzhniki Moskow, Rusia. Dan untuk pertama kalinya Inggris meloloskan dua klub raksasanya ke final. Cristiano Ronaldo lebih dahulu membawa keunggulan bagi MU dan kemudian Chelsea berhasil menyamakan kedudukan melalui Frank Lampard, sebelum babak pertama berakhir (1-1). Tercatat ada peluang Chelsea mencetak gol tambahan namun belum menemui peruntungan, seperti dua kali tembakan membentur mistar gawang Manchester United. Hingga sial kedua datang. Adalah Didier Drogba yang dikeluarkan dari lapangan karena menampar Nemanja Vidic tepat di depan wasit. Tidak hanya di situ kesialan Chelsea, setelah perpanjangan waktu maka pertandingan harus diselesaikan dengan adu pinalti. Piala juara sudah di depan mata, hanya menunggu eksekusi oleh kapten John Terry, namun sayang ia jatuh terpeleset ketika menendang pinalti. Hingga kemudian MU membalikkan keadaan dan ketika Edwin van der Sar berhasil menepis tendangan Nicolas Anelka, menghantarkan MU berhak menjuarai Liga Champion untuk yang ketiga kalinya dengan kemenangan (6-5). Kekalahan yang menyakitkan di awal matahari terbit, apalagi pagi hari itu, tanpa tidur semalaman, begadang, lalu mandi dan kemudian bergegas ke alun-alun rumah jabatan gubernur untuk upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional.


Namun kini kesialan yang dialami Chelsea empat tahun lalu tidak lagi terulang di UEFA Champions League Final 2012, justru lawannya Bayern Muenchen yang tidak dinaungi oleh dewi fortuna dan ketiban begitu banyak kesialan, walau berstatus sebagai tuan rumah. Pertandingan digelar 20 Mei 2012 di Stadion Fussball Arena (Allianz Arena) Munich, Jerman. Chelsea turun dengan komposisi berbeda dari empat tahun yang lalu di ajang yang sama. Punggawa Chelsea masih diperkuat dengan lima pilar veteran Champions League Final Moskow yaitu: Cech, Cole, Lampard, Malouda dan Drogba.

Peluang lebih banyak diperoleh Bayern Muenchen, namun tak ada yang berbuah gol. Hingga kemudian di babak kedua, Bayern Muenchen sempat mencetak gol melalui kaki Ribery, namun sayang gol dianulir oleh wasit karena terlebih dulu terperangkap off-side. Tidak pada menit ke 83 sundulan Mueller akhirnya berbuah gol untuk membuka keunggulan Bayern Muenchen. Seakan di atas angin, gol itu dirayakan seolah kemenangan di depan mata. Namun sial bagi Bayern Muenchen tak berselang lama di menit 89, Chelsea bisa menyamakan kedudukan berkat sundulan Drogba meneruskan umpan penjuru Juan Mata. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan sampai extra time. Memasuki menit 93, Drogba membuat jantung pendukung Chelsea berdegub kencang, pasalnya ia melanggar Ribery di kotak terlarang sehingga Bayern Muenchen mendapat hadiah penalti. Namun sayang peluang eksekusi pinalti yang dilakukan Robben, eks pemain Chelsea itu tak dapat berbuah gol karena bisa dibendung penjaga gawang hebat, Cech. Di penghujung menit ke-120 sementara skor masih (1-1) bertahan, maka penentuan pemenang terpaksa dilakukan lewat drama adu penalti.




Pada babak adu penalti, keberuntungan sebelumnya berpihak kepada Bayern Muenchen ketika eksekutor pertama Chelsea Mata gagal menjalankan tugasnya karena ditepis kiper Neuer. Namun situasi berbalik ketika eksekusi Olic dan Bastian Schweinsteiger berhasil digagalkan Cech. Akhirnya Chelsea menjadi pemenang setelah David Luiz, Frank Lampard, Ashley Cole dan Drogba berhasil menyelesaikan dengan sempurna pinalti dan membawa Chelsea memecahkan telur menjuarai Liga Champion untuk pertama kalinya dengan skor (4-3), menjadi klub ke-22 yang berhasil meraih trophi Champion, klub Inggris ke-5 dan tim asal Kota London pertama yang mendapatkan  trophi Champion sebagai penguasa Eropa.

***

Roman Abramovich pemilik Chelsea sejak 2003, telah menghabiskan uang sebanyak 1,6 miliar dolar Amerika atau setara dengan Rp 14 triliun untuk mengangkat prestasi Chelsea di domestik dan Eropa. Dengan target pencapaian tertinggi yang diharapkan adalah meraih trophi Liga Champions. Tercatat sejumlah pemain mahal telah dibeli dan pelatih handal didatangkan taipan minyak asal Rusia ini, untuk membawa Chelsea menjadi juara Liga Champion. Hal ini membuat Chelsea harus gonta-ganti pelatih di mulai dari Claudio Ranieri, Jose Mourinho, Avram Grant (caretaker), Luis Felipe Scolari, Guus Hiddink (caretaker), Carlo Anceloti hingga Andre Villas-Boas. Namun di antara mereka boleh saja menghadirkan Piala Juara Premier League, FA Cup, Carling Cup hingga Community Shield, namun tak ada yang bisa merengkuh Piala UEFA Champions League. Baru pada pelatih caretaker ketiga Roberto Di Matteo, dan penantian selama sembilan tahun! akhirnya Chelsea dapat menjuarai kompetisi klub paling prestisius di Eropa dan dunia, bahkan kompetisi Piala Dunia Klub FIFA yang merupakan satu tingkat lebih atas, tidak terlalu berarti bila telah menjuarai ajang bergengsi ini.


Setelah perayaan pesta kemenangan selesai, timbul pertanyaan apakah Chelsea akan lebih kompetitif di musim-musim mendatang, yah tergantung dari pertaruhan besar Abramovich lagi. Saya rasa manusia selalu memiliki ambisi dan terus mengejar ambisi tersebut. Apakah Chelsea hanya berhenti menjadi cukup satu kali juara Liga Champion saja atau meraih mimpi lebih tinggi dengan memecahkan lagi rekor. Mengingat hanya tim yang pernah menjuarai Liga Champions minimal 5 kali tidak berturut-turut atau 3 kali berturut-turut yang dapat menyandang bintang-bintang emas di atas logo klubnya, keren bukan!. Laksana penguasa dunia yang harus bertempur habis-habisan untuk mendapatkan prestasi langit, bintang. Rekor itu telah diraih oleh Real Madrid dengan menjuarai kompetisi ini sebanyak 9 kali, AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München, AFC Ajax dan FC Barcelona (4 kali juara), Manchester United dan Internazionale Milan (3 kali juara). Selanjutnya masih di musim ini Chelsea akan bertarung lagi di Piala Dunia FIFA dan Piala Super Eropa 2012, semoga sukses! (*).

Kupang, 22 Mei 2012
©daonlontar.blogspot.com


comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;