Senin, 28 November 2011

Berusaha menjadi blogger…!!!

Photo: http://kurniasepta.blogdetik.com

Membuat blog adalah hal yang baru bagiku…., hampir satu dekade masa keemasan blog, namun baru kali ini ada niatan untuk mulai, sedikit demi sedikit belajar menjadi blogger, tentu tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu hal baru dari sesuatu hal yang telah lama ada. Petuah bijak mengatakan perjalanan 1000 km di mulai dari satu langkah tunggal sederhana, begitu sederhana dan tentunya dimulai dari diri sendiri, dari apa yang ada dipikiran  dan juga harus dari sekarang. Namun satu langkah tunggal itu begitu relatif rasanya, seperti perbandingan antara seekor cheetah dan seekor semut. Langkah seekor cheetah mungkin berkali-kali dari langkah seorang manusia sebaliknya beratus ribu langkah seekor semut baru akan menyamai satu langkah manusia. Alhasil intrepretasi awalan akan berbeda dari prespektif individu, mudah atau susah, ringan atau berat, dan disitulah titik dimana kita kadang berada dipersimpangannya.

Mungkin dalam setiap kesempatan kita masing-masing mempunyai pandangan sendiri, sejatinya setiap orang memiliki hal demikian. Karena kita dibentuk apa yang kita “makan” atau apa yang telah menjadi pengalaman keseharian selama hidup ini dari melihat, membaca, mendengar, mengharumi, merasakan dari setiap stimulus segenap panca indera kita yang terolah menjadi alam pikir manusia. Agak sulit untuk sejalan dengan pemikiran dari Max Weber bahwa pengetahuan harus bebas dari nilai, karena sesungguhnyanya setiap individu akan selalu membawa nilai-nilai dari dalam hidupnya atau kurang lebih semacam “interest” dari semua dasar-dasar cara berpikir.

Selamat datang di blog ini, mungkin butuh waktu untuk beradaptasi dihiruk pikuk saluran informasi, dalam salah satu arus di dunia maya ini……!!!!

sebuah postingan pertama...., “when we are dealing with nature 28/11/2009….”

Kupang, 28 November 2011 


comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;