Selasa, 13 Oktober 2015

Manfaat Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi


Foto: flash-screen.com

Matahari begitu penting bagi kehidupan di alam semesta ini, tanpa sinar matahari tentu tak ada kehidupan. Hampir semua makhluk hidup membutuhkan sinar matahari, apa jadinya jika sinar matahari tidak ada, dan tanaman tidak bisa melakukan pembakaran melalui proses fontosintesis dan menghasilkan oksigen, maka kehidupan akan menemukan ketidakseimbangan. Matahari selain sebagai sistem yang berfungsi menghidupkan kehidupan juga memiliki misteri penyembuhan bagi kesehatan umat manusia.

Tanpa kita sadari sejak dahulu juga kita telah melakukan beberapa hal memanfaatkan sinar matahari, selain sekedar menjemur cucian pakaian atau bahan makanan. Seperti menjemur kasur, bantal dan karpet di bawah sinar matahari untuk mengembangkan massa kasur dan membunuh kuman. Menjemur baterai yang soak di bawah terik matahari, kita akan mendapatkan energi ekstra tambahan batarai hingga 15-20 persen. Ada juga tanaman dalam ruangan yang bila tidak mendapatkan sinar matahari, maka akan cepat mati. Jauh sebelum manfaat sinar matahari diketahui, sejak masa sekolah kita sudah sering melakukan upacara bendera di bawah panasnya matahari, sehabis upacara ada sesuatu yang terasa dalam diri kita, karena merasa plong, merasa lebih bertenaga dan lebih sehat. Jadi paparan sinar matahari sudah dipahami sejak dulu manfaatnya, hanya kita terlalu sibuk dan memilih berada dalam ruangan.

Gaya hidup di kota besar misalnya, ketika berangkat kerja di subuh hari dan pulang di malam hari. Ada juga gaya hidup seperti hewan nokturnal dilakoni oleh banyak orang, bahkan ada yang sepanjang malam bekerja dengan shift dan siangnya dihabiskan dengan tidur. Begitu juga dengan arsitektur bangunan baik rumah maupun kantor didisain, seperti untuk menjauhkan penghuninya dari sinar matahari. Itu semua menyebabkan manfaat sinar matahari tidak kita dapatkan secara maksimal. Namun di satu sisi sinar matahari di anggap momok, media iklan produk kecantikan, seperti mempersalahkan sinar matahari yang sebenarnya juga baik bagi kesehatan. Sinar ultra violet memang berbahaya bagi kesehatan kulit yang dapat mengakibatkan kulit terbakar (sunburn), disebabkan oleh paparan sinar radiasi yang terlalu tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan DNA. Namun bukan berarti matahari harus dijauhi. Justru manfaat terbesar bagi kesehatan manusia ada di sinar matahari, sinar matahari pagi dapat membuat kita menjadi lebih sehat dan tentunya bahagia. 

 Foto: ©Shutterstock-Petar Paunchev

Manfaat sinar matahari adalah digunakannya sebagai terapi bagi penyembuhan kesehatan jiwa dan fisik kita. Di negeri barat, terapi dengan sinar matahari sebagai penyembuhan ini dikenal dengan istilah helioterapi yang telah dipraktikan sejak masa Yunani Kuno. Jadi kenapa terapi ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesehatan kita. Pertama terapi ini murah meriah karena bisa dilakukan di rumah, yang Kedua adalah berdasarkan hasil penelitian begitu banyak manfaat sinar matahari dalam pencegahan dan pengobatan berbagai macam penyakit. Ketiga adalah kita bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup sepanjang tahun, karena kita berada di wilayah tropis. Berikut ini berbagai hal yang menyebutkan manfaat paparan sinar matahari pagi:

1)        Membunuh kuman, bakteri, mikroba dan sejenisnya. Itulah mengapa kita dianjurkan membuka pintu dan jendela rumah di pagi hari agar mendapatkan udara yang sehat. Demikian juga dengan menjemur bagian dari tubuh yang mengalami luka di sinar matahari, selain mengeringkan luka juga membunuh kuman;
2)        Membuat kulit tempak cerah, menjaga elastisitas kulit, serta mengobati penyakit kulit seperti jerawat, eksim (radang), psoriasis (sisik), stretch mark, luka, bisul dan penyakit kulit lainnya;
3)        Mencegah dan mengobati TBC, radang tenggorokan, pneumonia, asma dan influenza. Sehingga kenapa di saat musim penghujan di mana sinar matahari tidak ada kita cenderung terkena influenza;
4)        Menambah dan menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena sinar matahari membuat tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih, terutama limfosit yang membantu mencegah infeksi dari berbagai penyakit akibat bakteri, virus dan jamur;
5)        Menghilangkan bad mood, stress dan depresi akut hingga kronis. Sinar matahari membantu merangsang pembentukan endorphin untuk meningkatkan rasa baik kita, suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna bagi orang yang mengalami gejala stress. Selain itu juga meningkatkan produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang dapat mengatur suasana hati, sehingga memperbaiki mental dan menambah kosentrasi untuk konteks sehari-hari;
6)        Mendapatkan kualitas tidur yang nyenyak. Jadi bagi penderita insomnia yang selalu bangun kesiangan karena susah tidur, saatnya untuk bangun lebih pagi dan berjemur. Paparan sinar matahari meningkatkan produksi hormon melatonin oleh kelenjar di dasar otak pada malam hari, hormon ini membantu kita lebih mudah tertidur lelap dan menyeimbangkan fungsi organ tubuh lainnya;
7)        Menguatkan tulang yang mana dengan paparan sinar matahari, kulit mensintesa lemak menjadi vitamin D yang akan membantu penyerapan kalsium dalam usus serta membantu transfer kalsium melintasi membran sel, sehingga memperkuat tulang, dengan demikian dapat mencegah rakhitis pada anak-anak, osteomalacia (pelunakan tulang) dan osteoporosis pada lanjut usia;
8)        Menghambat dan mengurangi resiko kanker, yang mana sinar matahari merangsang pembentukan Vitamin D dan senyawa lainnya yg dapat menghambat pengembangan sel kanker baik bagi penyakit kanker usus, paru-paru, prostat, kulit, payudara, ovarium dan leukemia;
9)        Menjaga sirkulasi darah dan memperkuat sistem kardiovaskuler, dengan sinar matahari yang dapat menstabilkan denyut nadi, tekanan darah dan arteri, dan memperlebar pembuluh darah kapiler terbuka di sekitaran kulit, sehingga nutrisi beserta oksigen mengalir sempurna menuju sel-sel tubuh, salah satunya mencegah vein thromboses atau penggumpalan darah di kaki, selain menambah volume darah yang dipompa jantung;
10)     Melapangkan pernapasan, sinar matahari menguatkan kemampuan darah untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan-jaringan tubuh, demikian juga dengan rangsangan terhadap penambahan glikogen dalam hati dan otot, sehingga menambah kebugaran pernafasan;
11)     Meningkatkan vitalitas seksual, menambah hormon seks dan memperkuat gerakan sperma dalam pembuahan. Dengan menatap bola matahari pagi yang masih dalam batas toleransi mata, hal ini akan merangsang otak untuk mengirimkan sinyal untuk menghasilkan hormon yang sangat bermanfaat bagi reproduksi manusia;
12)     Membantu menurunkan kadar gula bagi penderita diabetes. Sinar matahari merupakan insulin alami yang dapat membuat penyerapan glukosa masuk dalam sel-sel tubuh, dengan demikian gula darah berubah menjadi glikogen, sehingga menurunkan gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula di dalam otot dan hati dan membuatnya stabil;
13)     Membantu pembuangan racun atau detoksifikasi. Sinar matahari membantu mengeluarkan racun dalam tubuh melalui peningkatan fungsi hati dan menguatkan sirkulasi darah sehingga racun tubuh tereliminasi dalam darah melalui sistim pembuangan seperti urin, fases dan keringat;
14)     Menurunkan kolesterol yang dirubah menjadi vitamin D, selanjutnya kolesterol yang ada dalam darah keluar dari darah menuju kulit, sehingga paparan sinar matahari mencegah penyakit  jantung melalui pengendalian kolesterol dalam darah;
15)     Menurunkan berat badan dan mendapatkan tubuh ideal bagi perempuan. Dengan berolah raga ringan hingga berkeringat di bawah sinar matahari dapat menurunkan berat badan dan membuat tubuh langsing dengan meningkatkan tingkat metabolik melalui stimulasi tiroid;
16)     Mensuplai energi tambahan bagi tubuh. Selain energi yang kita dapatkan dari makanan dan minuman, sinar matahari juga memberikan energi ekstra yang diserap oleh tubuh, serta juga menambah adreanalin dan semangat untuk menjalani aktivitas keseharian;
17)     Menambah umur semakin panjang, leluhur kita banyak yang menemui usia senja, karena mereka lebih banyak terpapar sinar matahari. Bekerja di ladang atau sawah dari subuh dan berhenti istirahat ketika matahari mulai terik;
18)     Membantu penyembuhan bagi penderita stroke, dengan berjemur dan melakukan pemijatan pada bagain tubuh yang lumpuh, akan membantu proses penyembuhan;
19)     Menurunkan hipertensi atau darah tinggi serta juga untuk pengidap darah rendah;
20)     Membantu penyembuhan penderita anemia (kurang darah) yang membuat tubuh menjadi lemas, sinar matahari membantu tubuh meningkatkan produksi sel darah merah;
21)     Meringankan rematik, gout (radang sendi) dan arthritis (peradangan tubuh), karena sinar matahari mesekresi asam urat;
22)     Membantu dalam mengurangi efek sakit, bagi penderita dengan komplikasi berbagai macam penyakit;
23)     Meningkatkan metabolism tubuh melalui peningkatan fungsi pencernaan serta dapat meningkatkan nafsu makan;
24)     Membantu kinerja ginjal, karena sinar matahari membantu mengeluarkan air melalui keringat;
25)     Mengurangi sesak napas bagi penderita batuk pilek baik bagi orang dewasa, anak-anak dan bayi;
26)     Meningkatkan fungsi hati dan mengurangi kadar bilirubin dalam darah penyebab penyakit kuning terutama pada bayi.

Dengan melihat begitu banyaknya manfaat sinar matahari pagi. Mungkin sudah saatnya kita melakukan kegiatan rutin setiap harinya dengan berjemur di pagi hari. Usaha yang dilakukan adalah mulai merancang kamar dengan jendela yang mengarah ke arah timur, tempat matahari terbit, juga dengan mendesain beranda rumah secara privat, tempat kita bisa menghabiskan waktu pagi menghadap matahari sambil minum teh/kopi, membaca Koran atau buku, atau bersenda gurau dengan keluarga. Sinar matahari menjadi rawat jalan terbaik dan menjadi sanatorium privat di rumah sendiri. Sehingga di setiap areal rumah sakit, seharusnya menyediakan taman-taman yang tidak terhalangi sinar matahari, kemudian menganjurkan kepada pasian untuk setiap hari paling tidak terpapar sinar matahari langsung beberapa menit.

Di saat berjemur matahari pagi sebaiknya menggunakan celana pendek dan baju putih agar memantulkan panas dan mengurangi radiasi. Waktu terbaik adalah ketika matahari mulai hangat sekitar pukul 6.30 hingga pukul 9.00 pagi hari. Melakukan aktifitas tambahan, mulai dari berolah raga ringan seperti jalan, senam, bersepeda atau hanya berdiam diri sambil membaca. berjemur minimal 15 hingga 45 menit setiap hari atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan terutama juga disesuaikan dengan anak bayi. Range waktu tersebut sudah dapat memberikan energi positif bagi kehidupan kita, berhentilah menjemur diri sebelum merasa lelah, karena kelelahan menandakan kita melebihi kebutuhan sinar matahari. Jangan menjemur diri berlebihan karena akan melebihi dosis yang dibutuhkan tubuh, karena akan berdampak buruk seperti kerusakan mata dan kulit.

Demikianlah uraian tentang manfaat sinar matahari yang mungkin tidak kita sadari selama ini. Sehingga kita sebaiknya mulai meluangkan waktu untuk membiasakan diri di bawah sinar matahari pagi, layaknya di-charge oleh energi alam sebagai karunia besar Allah SWT. Begitu banyak obat disekitaran kita, karena alam telah menyediakannya, back to nature!. (*)
Kupang, 13 Oktober 2015
©daonlontar.blogspot.com
 



comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;