Selasa, 24 April 2012

Menuju Kota Kupang 1 (Profil Calon Walikota & Wakil Walikota 2012-2017)


Genta demokrasi yang mengisyaratkan pemilihan langsung kepala daerah oleh masyarakat telah ditabuh di Kota Kupang. Berbagai proses seleksi telah dilakukan dan menetapkan 6 (enam) pasang kandidat Calon Walikota - Wakil Walikota 2012-2017. Tentu penetapan pilihan ini telah menjadi representase putra-putri terbaik Kota Kupang yang berasal dari berbagai latar belakang. Setiap calon telah memiliki track record masing-masing, tinggal sekarang bagaimana menetapkan visi misi kedepan untuk membawa bahtera Kota Kupang menuju kondisi yang lebih baik. Adapun sepintas profil dari masing-masing kandidat Calon Walikota - Wakil Walikota 2012-2017:

1)      Yohana Viktoria Lerik - Muhammad S. Wongso (The Next)
Semula pasangan yang diusung adalah Viktor Lerik - Muhammad S. Wongso, namun karena terdapat aturan yang harus dipenuhi maka pasangan yang diusung kemudian adalah Yohana Viktoria Lerik - Mohammad Wongso (The Next). Secara politik pasangan ini diusung PAN, PNKB, Kedaulatan, PSI, PKPB, Pelopor, PBR, PBB, dan PMB. Paket ini mencitrakan diri dengan kampanye “Menembus Perbedaan”.


2)      Melsiana J. P. Carolina Pelokila - Corinus Tuan (Sejahtera Kota)
Pasangan ini diusung Partai Karya Perjuangan, PPI, Partai Merdeka, Partai Buruh, PNI, Marhaenisme, PPNUI, PKNU, PDK, PPPI, PDP, dan PPBI. Dalam beberapa media kampanye pasangan ini mengobarkan semangat “Sejahtera Kota, Sejahtera Ku”, dengan kalimat penegasan “nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar”. Sedangkan visi dari paket ini adalah “Mewujudkan Kota Kupang sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang Sejahtera dan Nyaman bagi Semua”.


3)      Jefri Riwu Kore - Kristo Blasin (Jeriko)
Pasangan ini berasal dari golongan yang punya pengalaman dalam legislasi. Jauh sebelum proses pilkada berlangsung, pasangan ini telah dikenal luas masyarakat Kota Kupang. Pasangan ini maju diusung oleh Demokrat, PDIP, dan Gerindra. Paket dengan nomor urut tiga ini terkenal dengan semangat “Sehati Sesuara Mambangun Kota Kupang”.


4)      Abraham Paul Liyanto - Yoseph Mamulak (Ayo)
Pasangan ini adalah pasangan yang mendeklarasikan diri paling akhir dari proses persiapan pencalonan dalam pilkada Kota Kupang. Pasangan ini diusung oleh Partai Barnas, PIS, PPRN, dan PKPI. Paket ini terkenal dengan tag line, “AYO, Kita Pasti Bisa – Beri Bukti Bukan Janji”.


5)      Jonas Salean - Hermanus Man (Salam)
Pasangan ini merupakan satu-satunya dari jalur independen alias tidak mewakili partai manapun, namun secara kolektif mendapatkan dukungan masyarakat untuk maju sebagai kandidat dalam Pilkada Kota Kupang. Dalam berbagai sosialisasi ke masyarakat pasangan ini selalu mengutakan semangat “Salam”, diantaranya telah mendapatkan dukungan Solidaritas Masyarakat Timor, yang nota bene merupakan populasi terbanyak di Kota Kupang.


6)      Daniel Adoe - Daniel Hurek (Dua Dan)
Merupakan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang incumbent. Pasangan dari golongan birokrat ini mencalonkan kembali untuk kedua kalinya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang dengan mengusung misi, “Terwujudnya masyarakat Kota Kupang yang Cerdas, Beradab, Berbudaya, Sejahtera dan Berdaya Saing Tinggi Secara Terpadu dan Berkelanjutan”. Pasangan ini diusung oleh Golkar, PPP, PKB, Patriot, PBR, PKDI dan PKS. Sementara tag line dari pasangan ini adalah “Lanjutkan!”.


Top of FormBottom of FormTop of FormBottom of Form
Sebelumnya terdapat dua bakal calon yang tidak loloskan KPU Kota Kupang yaitu paket Yovita Mitak - Anton Natun (Aman) dan Marthen Obeng - Nikolas Ladi (Marko). Sementara itu jadwal yang ditetapkan untuk pemilihan adalah 1 Mei 2012, yang berarti tinggal sepekan lagi akan segera digelar perhelatan akbar pemilihan walikota - wakil walikota secara langsung. Di atas kertas semua kandidat memiliki peluang yang hampir sama, namun berdasarkan realitas perhitungan suara dilapanganlah yang sangat menentukan, apakah dalam satu putaran atau dua putaran. entahlah!. Tentunya bagi masyarakat Kota Kupang telah siap menyambut dengan menentukan pilihan untuk wajah Kota Kupang lima tahun ke depan 2012 -2017, selamat menentukan pilihan! (*) 

Kupang, 24 April 2012
©daonlontar.blogspot.com



comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;