Rabu, 10 September 2014

Menempatkan Belis pada tempat seharusnya


Pagi ini dalam penerbangan, saya membaca tulisan opini di harian Victory News Kupang, oleh Isidorus Lilijawa S. Fil, MM, sebagai pemerhati permasalahaan sosial. Tema tulisan yang diangkat adalah tentang belis, dengan judul “Belis dan Martabat Manusia”, walau singkat tulisan ini sangat mencerdaskan dengan menempatkan belis pada tempat seharusnya. Hal yang dipaparkan adalah relevansi belis dalam nilai budaya dan dampak belis terhadap kekerasan terhadap kaum perempuan atau kekerasan dalam rumah tangga. Memang kajian tentang belis masih menjadi hal yang menarik. Sebagai catatan di Nusa Tenggara Timur, mahar atau mas kawin jamak disebut dengan belis.

comments
Minggu, 07 September 2014

Kisah Jiro dan Naoko dalam The Wind Rises


Pertama kali Horikoshi Jiro bertemu dengan Satomi Naoko, dalam sebuah perjalanan kereta menuju Tokyo. Karena hembusan angin topi Jiro lepas, namun bisa digapai oleh Naoko. Naoko tengah bersama dengan pembantunya, di saat bersamaan terjadi gempa bumi besar yang membuat kereta anjlok dan membuat kaki sang pembantu patah. Jiro menolong mereka hingga sampai di rumah Naoko. Sayangnya mereka belum sempat berkenalan, tetapi di saat itu telah hadir perasaan antara kedua insan itu, walau kala itu Naoko masih belia. Naoko menganggap Jiro bagai pangeran bagi dia dan pembantunya, yang datang dengan mengendarai kuda putih. Naoko berdoa suatu saat bisa dipertemukan kembali dengan sang pahlawan, Jiro. Naoko ingin bertemu langsung dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya di saat gempa terjadi. Demikian juga dengan Jiro yang rupanya telah jatuh cinta ketika Naoko mengapai topinya yang dihembus angin, dan Naoko telah mencintai Jiro sejak angin membawa kepadanya. Tanpa mereka saling mengetahui isi hati masing-masing.

comments
Jumat, 29 Agustus 2014

Motor yang saya kendarai



Dahulu kala semua manusia berjalan kaki untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tak ada pilihan lain. Lalu dengan berkembangnya kemampuan manusia menjinakan hewan liar seperti kuda, maka kuda dijadikan sarana transportasi yang efektif. Memiliki kuda di saat lalu sangat prestisius, karena menjadi alat transportasi yang memudahkan seseorang untuk berpindah tempat dengan cepat. Kemudian akhirnya ditemukan roda, roda dinilai sebagai penemuan spektakuler, jadi bisa dibayangkan jika teknik roda belum ditemukan mustahil kini kita bisa berkendara. Roda menjadikan kereta dengan mudah ditarik oleh kuda, lalu kemudian terciptalah sepeda yang secara berlahan mengantikan peran kuda dengan menggunakan tenaga manusia. Akhirnya ditemukan sepeda motor dan mobil yang menggunakan tenaga bahan bakar minyak. Kini di era modern punya kendaraan sendiri bukan hal spesial lagi. Karena kehidupan yang semakin dinamis dan efisien, sehingga memiliki kendaraan memudahkan dalam melaksanakan berbagai urusan.

comments
Minggu, 17 Agustus 2014

Upacara Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1960 di SoE - Timor Tengah Selatan




Upacara kemerdekaan Republik Indonesia pertama kali digelar pada tanggal 17 Agustus 1945, dikediaman Soekarno, Jalan Pengangsaan Timur 56, Jakarta. Kegiatan berupa pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kenaikan bendera dan nyanyian lagu Indonesia Raya telah menjadi tradisi yang hingga kini terus dirayakan setiap tahunnya di seluruh penjuru tanah air. Saat ini upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia digelar di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Walikota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Negara).

comments
Kamis, 07 Agustus 2014

Alamat Kantor Bappeda se Provinsi Nusa Tenggara Timur


 
Pembangunan daerah adalah pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang nyata, baik dalam aspek pendapatan, kesempatan kerja, lapangan berusaha, akses terhadap pengambilan kebijakan, berdaya saing, maupun peningkatan indeks pembangunan manusia. Sehingga perlu dibangun paradigma perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi, harmonis dan selaras, baik antara pusat dengan daerah, dan antar daerah, serta juga antar instansi dan fungsi pemerintahan lainnya, yang merupakan landasan utama diterbitkannya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), sebagai acuan dan pegangan bagi pemerintah di tingkat pusat dan daerah.
comments
Jumat, 01 Agustus 2014

Mengintip Sedikit Sejarah Asia Tengah melalui Sabina Altynbekova


Pada pergelaran Kejuaraan Voli Asia, Asian Women Volleyball U-19 Championship ke-17, pada 16-24 Juli 2014 di China Taipei lalu. Tampil sosok perempuan yang kemudian menjadi pembahasan menarik di dunia maya, bukan karena aksi permainannya tetapi lebih pada kecantikan dan kemolekan tubuh yang dimiliki seorang atlit bola voli asal Kazakhstan. Namanya Sabina Altynbekova, mendadak tenar dan menjadi perbincangan di jejaring sosial setelah salah satu user 9gag.com memposting foto-foto aksinya di lapangan. Dengan tubuh tinggi semampai, ditambah kecantikan wajah imut oriental dengan mata teduh yang memesona, serasa memiliki kecantikan sempurna. Sehingga banyak komentar dan guyonan yang muncul untuk menjadikannya sebagai kekasih dan segera menyatakan diri sebagai penggemar. 

comments
Jumat, 18 Juli 2014

Pelajaran hari ini dari seekor anjing


photo: theanimals.pics

Tidak seperti biasanya pagi hari ini ketika berangkat kerja, saya seolah sedang diperlihatkan sebuah pelajaran menarik dari seekor anjing. Dengan mengendarai kendaraan roda dua, suatu kebetulan saya mengikuti sepasang ibu dan bapak yang sedang mengendarai motor skuter sambil diikuti seekor anjing jantan berbulu putih, yang terus dan terus berlari mengejar mereka. Tampak bahwa mereka adalah tuan dari anjing tersebut. Semula saya mengira tak seberapa jauh anjing tersebut mengejar, tetapi ternyata di luar dugaan anjing itu terus mengejar tanpa berhenti, kadang ia tertinggal jauh kadang ia mendahului kendaraan tuannya dengan nafas terengah-engah.

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang pasti akan menuliskan apa ada yang ada di pikiran dan perasaannya.. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


 
;