Kamis, 29 Maret 2012

Kupang Testimony by Victoria Whyte

Adalah Victoria Whyte, seorang backpacker asal Kanada yang membuat dokumentasi pendek tentang Kota Kupang. Perempuan cantik dengan panggilan Tori ini, begitu menyukai dan menikmati Kota Kupang. Ia mengawali kisah dari penerbangan selama 75 menit dari Bali ke Kupang - Pulau Timor dan berada di Kupang selama tiga minggu. Ia mengangkat tema video “two minute travels with Tori”, sebagai panduan praktis, yang membahas tentang penginapan, tempat makan, tempat hang out, transportasi (bemo) dan beberapa keunikan Kupang lainnya. Begitu juga dengan tempat wisata yang indah seperti Gua Kristal, air terjun Oenesu dan Pulau Kera. Kurangnya ketika ia melafalkan nama Kupang dengan Kupeng, sehingga terdengar seperti Kup-e-ng!.

Berikut adalah tiga video tentang Kota Kupang yang diunggah Tori ke situs www.youtube.com  

A Broad ABroad: Two Minute Travels - Kupang Indonesia, diunggah pada 29 April 2011 yang saat ini telah 3.123 kali dilihat.



My Typical Day in Kupang, diunggah pada 9 April 2011 yang saat ini telah 2.383 kali dilihat.


Celebrity in Kupang ;), diunggah pada 28 Maret 2011 yang saat ini telah 851 kali dilihat.



Ketika Tori pertama kali mendatangi Kupang, Ia merasakan interaksi yang baik dengan warga Kota Kupang. Bahkan ia menilai laksana artis yang dikerumuni fans. Tentu hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Tori dan akan selalu merindukannya. Dengan melihat kehidupan asli Indonesia maka akan memberikan pengalaman yang berharga, justru dengan adanya perbedaan ia merasakan banyak mendapat perhatian, tidak tanggung-tanggung ia selalu diberikan bunyi klakson mobil atau motor yang berulang-ulang, demikian juga orang-orang yang berpapasan dengannya dari segala usia yang memanggilnya “Mista! Mista!”. Tak hanya itu mereka juga selalu ingin berfoto dengan Tori, apa karena kebetulan kemauan atau kah memang karena Tori yang terlihat cantik, entahlah!

Sebagai wisatawan mancanegara yang tinggal di musim yang berbeda, Tori sangat menikmati dan  merindukan cuaca panas, air jernih dan pasir putih  di Indonesia dan terutama Kupang, walaupun harus terkendala dengan urusan visa. Masih jarang turis mancanegara yang mempublikasikan kisah perjalanannya atau memberikan panduan perjalanan di Kota Kupang, bahkan mengajak untuk mendatangi Kota Kupang sehingga wisatawan dapat menikmati dan menghargai daerah seperti Kota Kupang. Tori adalah salah satu wisatawan yang mau berbagi tentang Kota Kupang, sehingga kita perlu memberikan apresiasi. Thank,s Tori (*)

Kupang, 29 Maret 2012
©daonlontar.blogspot.com
comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;