Minggu, 09 November 2014

Mencapai Statistik 100.000 halaman lebih



Tiga tahun sudah saya mengelola blog ini, dan sudah seratus ribu lebih halaman statistik blog ini yang di buka pengunjung. Sebagai pemula di dunia blog saya merasa senang juga, ketika blog yang saya kelola mendapat apresasi dari beberapa pihak lain. Sudah banyak komentar yang saya dapatkan, sudah banyak juga meng-like halaman facebook blog, sudah banyak yang menjadikan blog saya sebagai referensi penulisan, sudah banyak juga yang melakukan re-blogging terhadap tulisan-tulisan saya di blog ini. Demikian juga dengan beberapa foto hasil jepretan sendiri yang saya muat dalam blog ini, telah di-upload ulang di beberapa media online ternama.

Namun alangkah senangnya lagi bila apa yang yang dikutip dari blog saya, dicantumkan sumber pengambilan dengan jelas. Karena masih ada pihak yang mengutip apa yang ada dalam blog saya tanpa mencantumkan sumber pengambilan. Sebut saja beberapa kasus, pengutipan blog saya atau yang dikenal dengan istilah re-blogging tanpa menyebutkan sumber penulisan, padahal apa yang dikutip dari blog saya, sama persis penulisannya. Cara mengetahuinya mudah saja dengan men-copy beberapa kalimat dalam paragraf tulisan saya di blog dan kemudian men-paste-nya di google, maka bila ada yang sama persis dapat diketahui blog mana yang telah melakukan re-blogging terhadap content dalam blog saya. Adalah hal lucu ketika media seperti Metro Tv, mengutip sebuah foto hasil jepretan saya dalam slide photo show tanpa menyebutkan sumber, yang kebetulan tayangannya saya saksikan sendiri pada rubrik advertising B-News Bank Bukopin yang di-host oleh artis cantik Putri Patricia pada akhir Bulan Agustus lalu. 

Memang dunia internet, tidak sebegitu ketatnya, mudah melakukan replikasi terhadap content apapun yang termuat dalam dunia maya ini. Positifnya arus informasi itu begitu mudah mengalir ke dalam cekungan dimanapun di dunia ini. Masyarakat dunia yang semakin haus dengan informasi, menjadi ranah bagi para blogger untuk membantu membagikan informasi itu. Tetapi setidaknya apa yang dilakukan oleh para blogger dihargai, walau hanya dengan penyebutan sumber penulisan dengan jelas. (*)
Kupang, 09 November 2014
©daonlontar.blogspot.com

comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kolam Inspirasi

 
;