Sabtu, 13 Juni 2015

Makanan dan Minuman Pantangan bagi Penderita Maag


Banyak yang tidak menyadari bahwa kita sedang mengalami gangguan pada pencernaan, terutama di lambung yang oleh masyarakat sering disebut dengan penyakit maag (dyspepsia). Hal ini mungkin dibiarkan saja, karena menganggap penyakit maag hanya penyakit biasa, padahal penyakit ini cukup berbahaya. Tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut dapat mengakibatkan maag akut, maag kronis hingga gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang merupakan gangguan fungsi lambung ini disebabkan oleh naiknya kadar asam dalam lambung di atas batasan normal. Sehingga dapat mengakibatkan terkikisnya lapisan mukosa atau selaput lendir yang melindungi dinding lambung terhadap pengaruh asam dan enzim yang biasanya terdapat di dalam cairan lambung. Produksi asam yang berlebihan ini menyebabkan rusak atau lukanya dinding lambung.

Bagi penderita penyakit maag atau tukak lambung ini akan merasakan perih dan kembung di lambung, yang sakitnya dalam taraf masih bisa ditahan namun bisa hingga tahap parah. Sakit maag yang dirasakan penderita dapat berupa suhu badan naik hingga keluar keringat dingin, nafas hangat hingga sering bersendawa, pusing hingga sakit kepala hebat, tengkuk terasa kaku hingga punggung yang sakit, tengorokan kering hingga susah menelan, pandangan mata melemah hingga kaki tangan lemas, nafas sesak hingga dada terasa penuh, nyeri dada hingga jantung berdebar hebat, tangan gemetar hingga serasa ingin segera pingsan.





Penyebab terjadinya penyakit maag ini antara lain terinfeksi bakteri (H. pylori) di lambung, stres karena beban pikiran, beban hidup dan beban kerja, kurang beristirahat, pola hidup tidak sehat, pola dan kebiasaan terlambat makan. Namun hal utama penyabab penyakit maag ini adalah makanan minuman dan lainnya yang masuk ke dalam lambung. Untuk itu perlu diidentifikasi makanan dan minuman serta apa saja yang bisa meningkatkan kadar asam di lambung. Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang perlu diwaspadai bagi penderita penyakit lambung:

Makanan
1)        Beras ketan, mie basah, mie instan, bihun, pasta, bulgur, makaroni, jagung, singkong, talas;
2)        Ikan asin, ikan kering, ikan pindang, ikan kaleng, chicken nugget;
3)        Gulai, kare, daging berlemak, santan;
4)        Gorengan, kentang goreng, keripik singkong, keripik kentang, keripik pisang;
5)        Sayur kol, sawi, petola, kubis, daun singkong, nangka muda, kangkung darat;
6)        Tomat, markisa, durian, duku, nenas, nangka, pisang ambon, kedondong, belimbing, asam jawa, jeruk, semangka, melon, stroberi;
7)        Buah-buahan yang dikeringkan, manisan;
8)        Kue tart, brownis;
9)        Keju;
10)     Jahe, merica, lombok, cabe, bubuk cabe, saus tomat, cuka;
11)     Coklat (kue, biskuit, snack bar);
12)     Dodol;
13)     Tape.

Minuman
1)        Air Es;
2)        Es krim;
3)        Susu full cream, susu coklat;
4)        Kopi;
5)        Teh;
6)        Minuman keras, alkohol;
7)        Jus tomat;
8)        Jus asam jawa;
9)        Jus jeruk/ jus jeruk nipis;
10)     Jus/sirup nenas;
11)     Saribuah sitrus;
12)     Soda;
13)     Soft drink;
14)     Minuman energi/suplemen;
15)     Tuak.

Lainnya
1)        Rokok;
2)        Permen kopi, permen asam, permen pedas, permen karet;
3)        Obat penenang (CTM), obat sakit kepala, obat anti rematik, obat tidur, aspirin, anti-inflamasi non-steroid (NSAID), ibuprofen, asam mefenamat;
4)        Suplemen zat besi, vitamin C, asam salisilat, acetosal, kartikosteroid;
5)        Madu hutan;
6)        Bahan pengawet, borax, formalin, pewarna makanan.

Daftar makanan minuman dan lainnya di atas bukanlah sesuatu yang final dan mengikat bagi setiap orang. Karena sangat tergantung pada tingkat keparahan sakit lambung yang diderita. Sehingga ada yang tetap mengkonsumsi dengan membatasi jumlahnya, hingga yang tidak boleh mengkonsumsi sama sekali, karena bagaimanapun sensitifitas lambung satu sama lain juga tidak sama. Sederhananya bagi penderita maag bila mengkonsumsi sesuatu dan merasakan ketidaknyamanan, hampir dipastikan bahwa makanan tersebut tidak cocok buat lambung anda dan sangat perlu untuk seterusnya dihindari. Karena kondisi lambung yang berbeda daftar pantangan di atas bisa berkurang begitu juga bisa bertambah. Maka perlu memilih apa yang masuk ke dalam lambung kita agar tidak meningkatkan sekresi asam lambung dan membuat lambung tetap sehat

Selain pengobatan melalui farmakologi (obat-obatan) juga diperlukan pengobatan non formakologi seperti pengaturan gaya hidup sehat, berolah raga teratur, memilih suplemen yang tepat dan terutama memilih makanan sehat bagi lambung, sehingga informasi singkat di atas dapat berguna bagi para penderita penyakit maag atau lambung. (*)

Kupang, 13 Juni 2015
©daonlontar.blogspot.com


comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
;