Selasa, 31 Januari 2012

31 Januari yang mendung….!!!

Pagi tadi mendung disertai sedikit gerimis yang datang dengan malu-malu, tak terasa dua tahun berlalu sudah…., saat di mana saya pernah merajut sebuah langkah yang sangat berpengaruh dalam impian masa depan. Laksana jembatan imajiner yang menghubungkan antara masa lalu dengan masa depan. Memang jembatan seharusnya menghubungkan dua tempat antara ikhtiar dan takdir, antara usaha dan ketetapan. Namun jembatan itu berkelok-kelok menuju sesuatu yang maya. Ibarat sebuah jembatan dermaga, menjadi jembatan yang menghubungkan diriku dengan samudra luas tak berpinggir….!!! 

Kala catatan masih tergenggam dan terbatas untuk dihayati. Namun kini saya telah mendirikan ruang privat yang jamak untuk dapat menuliskan tentang kisah hidup ini, sekaligus memiliki ruang sosial yang global yang dapat diintai dari belahan bumi manapun. Hingga sore ini langit masih mendung pekat dengan gerimis tanpa kepastian kapan hujan lebat akan tiba, menunggu!!!

di belakang meja,
Kupang, 31 Januari 2012


comments

Catatan....!!!

Menulis bukan bakat, tetapi kemauan. Dalam kisah setiap orang yang bersentuhan dengan pendidikan akan mengawali dengan belajar menuliskan namanya masing-masing untuk pertama kalinya. Guratan pertama mungkin bengkok, kaku bahkan menciptakan satu abjad baru. Secara perlahan menulis mengantarkan seseorang menuju pencerahan, karena menulis membuat orang membaca dan sebaliknya membaca membuat orang menulis. Menulis merupakan pembelajaran, dan tidak hanya sekumpulan kalimat tetapi merupakan sekumpulan nilai dan makna. Kini cara menulis tidak lagi menggunakan pahat dan batu, tongkat dan pasir atau dengan kemajuan teknologi tidak lagi dengan tinta dan kertas tetapi sudah beranjak pada keyboard dan screen. Banyak kisah dan sejarah masa lalu yang tidak terungkap, karena tak ada yang mencatatnya atau bahkan lupa untuk mencatatnya. Mengutip kalimat singkat milik Pramoedya Anantatoer, “hidup ini singkat, kita fana, maka aku akan selalu mencatatnya! Agar kelak abadi di kemudian hari…” Catatan adalah sebuah kesaksian dan kadang juga menjadi sebuah pembelaan diri. Seseorang pernah memberiku sebuah diary, dengan sebuah catatan yang terselip. Kelak aku akan mengembalikannya dalam keadaan kosong karena aku telah mencatatnya di sini….!!!


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kolam Inspirasi

 
;